Lembar Enam : Aku.

 Hello, you, the beautiful thing! 

Hari ini khusus untuk seri "Lembar" yang spesial aku posting di hari ulang tahun!! Yess, I'm turning 19 just now and what an amazing & nervous experience to be on the edge of my 10's era (in 365 days from now, I'm turning 20...........)

Apa yang ingin kubagikan hari ini banyak, diantaranya ada spesial dari question box teman-teman dekat di lingkup sosialku, pelajaran ketika aku bersama teman-teman dikampus dan peristiwa yang aku temui di jalan.

Pertama, pertanyaan yang aku ajukan kemarin. Ada 1) bagaimana Jeni yang pertama kali kalian kenal, 2) bagaimana Jeni yang paling kalian ingat selama perjalanan dan 3) bagaiman Jeni yang sekarang. Tentu saja semua dari sudut pandang masing-masing, yes (kalau kalian yang baca mau jawab boleh dong di comment section, kutunggu banget ehhehehe). 

Aku begitu bersyukur membacanya, mulai dari impresi teman-teman melihat aku yang anak dancer, anak pintar (ini banyak wkwk bukan mau sombong), dikira kada bisa bebungulan beimbai sekalinya bisa jar, ada yang gak bisa mengungkapkan dengan kata-kata, ada yang bilang rada  bodoamat dan yang paling menakjubkan ada yang bilang impresi pertamanya adalah aku humble dan murah senyum. Untuk setiap kalian yang melihat aku begitu di hari pertama kenal, fix kalian adalah salah satu manusia yang mampu mengagumi dan menyadari keindahan ciptaan Tuhan!! 

Melihat teman-teman mengatakan dan gembira karena aku berkembang dari diriku yang dahulu dan menanggapi respons teman-teman yang selalu mendukungku, aku bahagia sekali. Terima kasih banyak ya ;)

Tetapi, ada satu hal yang aku simpulkan dan benar-benar jadi titik balik untuk begitu menyadari bahwa ternyata pepatah "rumput tetangga selalu lebih hijau" itu banyak dialami.

Ada yang mengutarakan ingin seperti aku yang begini.., salut dan ingin mencoba juga.. katanya.

Karena hal yang kulihat ini jadi muncul satu hal yang ingin aku sampaikan, yakni alih-alih membandingkan diri dengan manusia lain, akan lebih adil dan mawas diri jika memandang apakah diri ini sudah lebih baik dari diri yang kemarin. 

Semakin bahagia dari diri yang lalu, semakin bisa bersyukur daripada sebelumnya, semakin menyadari bahwa yang terpenting adalah bagaimana kita mau menerima, sadar dan mensyukuri mengenai apa yang kita punya dan apa yang tidak. Kembali ketika kita secara sadar telah mengerti, mensyukuri dan menerima, ternyata akan lebih lega dan leluasa dalam hidup. Sumpah, deh. 

Apa yang bisa aku simpulkan akhirnya adalah keseimbangan. Bagaimana untuk hidup dengan bahagia dan tanpa gentar menjalani keputusan yang diyakini, tetapi tetap berjaga-jaga dan tidak lengah. Yakin dengan setiap pilihan yang diteguhkan hati, tanpa memunculkan reaksi yang tidak perlu dan tanpa beban dari ekspektasi orang lain. Jangan mau ya dibebani. Sayang dirimu!

Btw, kemarin sewaktu bagi nasi bungkus dari kedai, muncul hal yang selalu aku tidak senangi dari membagi nasi. Hal itu adalaaahhhh... ketika nasi sudah habis dan ternyata masih BANYAK orang yang belum menerima. 

Tapi karena kejadian itu pula, aku kembali menyadari (akhir akhir ini) kalau salah satu dari kelemahan kita sebagai manusia adalah tidak bisa menyelamatkan semua orang. Selalu berlaku untuk tidak bisa menyenangkan hati semua orang, tidak bisa membahagiakan semua orang, tidak bisa menanggung derita semua orang. Aku sadar aku bukan Yesus Kristus yang pengorbanannya memang nyata dan aku bukan Buddha yang kewelasasihan dan wahyunya sampai dari Yang Kuasa. 

Tapi satu yang aku yakini dan tahu bahwa aku cukup melakukan apa yang harus dilakukan dan jangan melakukan apa yang tidak harus dilakukan. Sebaik-baiknya sadar dan semakin mawas diri, memberikan yang terbaik yang bisa diberikan kepada diri dan orang di sekitar pula. Oh iya, karena pelajaran ini juga aku mau belajar untuk mencoba lebih ramah dan bersahabat (bukan sok akrab ya tapi). Doakan ya bisa, hehehe.

Terima kasih ya jika kalian sudah berkenan membaca blog hari ini! Aku sungguh ingin berbagi cerita dan kebahagiaan di hari ini, kuharap kalian juga akan membagikan kebahagiaan jika membaca ini! 

Salam enjoy dari Jenjoi~

Komentar